2. Buka winbox, kemudian klik Connect.
3. Berikut tampilan dasar Winbox
4. Langkah selanjutnya, klik "IP" kemudian klik "DHCP Server". Setelah terbuka, klik bagian "DHCP Setup"
5. Pilih "ether2" yaitu Access Point. Jika sudah, klik Next
6. Secara default, IP dhcp server akan mengarah kepada IP Access point, jika server dhcp yang sebelumnya dipilih adalah Access Point (ip AP: 192.63.0.1/29). Kita bisa gunakan ip default dari dhcp server.
7. Secara default, gateway akan mengarah ke gateway default dari access point, yaitu 192.63.0.1. Jadi kita gunakan saja gateway defaultnya.
8. Langkah selanjutnya menentukan range IP yang dapat digunakan oleh client. Kita isikan saja 192.63.0.2-192.63.0.6 Jika sudah klik Next
9. Kemudian menentukan DNS server. Kita isikan DNS milik Google 8.8.8.8 kemudian klik Next
10. Selanjutnya menentukan "Lease Time".
11. Selesai!








